Menurut Cyssco ada
kiat-kiat umum yang bisa dilakukan oleh para peserta.
Pahami
perintahnya dengan baik. Dari tahun ke tahun, perintah yang ada dalam soal-soal
TOEFL selalu sama. Jadi hal ini bisa dipelajari sebelum mengikuti tes. Dengan
begitu, tidak perlu membuang waktu untuk membaca perintah soal.
Dengarkan
percakapan dengan seksama karena hanya diputar satu kali. Konsentrasilah pada
soal. Jangan bicara atau melihat ke sesuatu yang lain karena bisa membuyarkan
konsentrasi.
Pilihlah
pertanyaan yang mudah dulu. Jangan buang waktu untuk mengerjakan soal yang
sulit. Biasanya, soal-soal TOEFL bertingkat, dari mudah ke sulit. Namun untuk
jawabannya, tidak ada model yang pasti. Maksudnya, setelah menjawab B empat
kali, maka jawaban berikutnya pasti D.
Jangan sampai
ada soal yang kosong karena sistem penilaian TOEFL bukan sistem penalti,
dikurangi bila memberikan jawaban salah.
Jangan
menyontek atau memberitahu teman. Jika ketahuan, maka panitia tidak segan-segan
mengeluarkan peserta itu dan melarang mengerjakan tes lagi.
SELAIN ada kiat-kiat
umum, tentu ada kiat khusus. Kiat khusus ini sangat berguna untuk mengerjakan
soal mendengarkan dan tata bahasa.
Kiat khusus
untuk soal mendengarkan. Duduklah di dekat pengeras suara, bukan di dekat radio
tape. Namun jangan duduk di depannya langsung, juga jangan dekat tembok karena
suara akan bergema.
Soal
mendengarkan terdiri dari tiga bagian. Masing-masing bagian memiliki kiat
khusus. Untuk bagian pertama, begitu mendengar percakapan, fokuslah pada
pembicara ke dua. “Biasanya jawabannya ada pada pembicara ke dua,” kata Cyssco.
Kemudian perhatikan struktur kalimat dan ekspresi dari pembicara. Misalnya
setuju, terkejut, tidak pasti, menyarankan, dan sebagainya.
Untuk bagian
kedua, fokuskan pendengaran pada kalimat pertama karena ide dari percakapan
tersebut ada di situ. Buatlah kesimpulan tentang situasi dan keadaan di mana
percakapan itu terjadi. Misalnya kapan, di mana, dan siapa. “Tetapi jangan buat
catatan karena hal itu dilarang. Jika tidak yakin tebak saja,” tegas Cyssco.
Untuk bagian
ketiga, bacalah dulu keempat jawaban dari masing-masing soal, lalu pilihlah
jawaban yang cocok dengan percakapan.
Strategi
khusus yang bisa dipakai untuk soal tata bahasa adalah memahami soal. Mulailah
mengerjakan soal yang mudah, yakni nomor 1-15. Setelah itu baru nomor 16-40.
Pilihlah dua jawaban yang paling mungkin, lalu pelajarilah. Jika masih tidak
tahu mana jawaban yang benar, tetaplah menjawab. Jika masih ada waktu,
periksalah nomor-nomor akhir karena itu yang sulit.
Satu yang
harus diingat, walau nilai TOEFL penting, yang lebih penting lagi adalah
pemahaman yang baik terhadap bahasa Inggris dan berani menggunakannya.
GOOD LUCK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar